Warna pada makanan, merupakan salah satu daya tarik yang dapat membuat orang yang melihatnya menjadi penasaran dengan rasa dari makanan tersebut. Berdasarkan alasan inilah, kini banyak produsen makanan yang menggunakan berbagai warna menarik untuk dapat membuat makanan yang mereka olahan terlihat lebih menarik. Namun tahukah Anda, bahwa tidak semua pewarna makanan yang banyak beredar dipasaran memiliki kandungan alami yang aman untuk dikonsumsi? Melihat faktor inilah maka sangatlah wajar jika sebagian besar para ibu rumah tangga, kini lebih memilih untuk membuat makanan ataupun jajanan untuk keluarga mereka sendiri, dibanding membelinya secara bebas. 


Bagi Anda para ibu rumah tangga yang memang tertarik untuk memberikan sentuhan warna pada makanan yang akan Anda kelola, berikut ini beberapa jenis pewarna makanan alami, yang mungkin dapat Anda ciptakan sendiri dari berbagai bahan alami yang mudah untuk didapatkan:

  • Warna Hijau
Untuk dapat menghasilkan warna hijau alami dan aman untuk makanan, pada dasarnya Anda dapat menggunakan berbagai jenis daun yang mengandung klorofil ataupun zat hijau daun. Warna hijau biasanya akan lebih banyak digunakan untuk menghasilkan berbagai jenis makanan untuk anak, seperti kue ataupun cemilan lainnya. Jenis daun-daunan hijau yang biasanya digunakan untuk menghasilkan warna hijau antara lain adalah daun suji, daun pandan serta daun bayam. Cara untuk menggunakan daun-daunan tersebut sebagai pewarna makanan adalah dengan mengambil air perasan dari beberapa lembar daun tersebut yang telah dihaluskan dan dicampur dengan air.

  • Warna kuning
Warna kuning, biasanya banyak digunakan oleh para ibu rumah tangga ketika akan membuat sajian minuman ataupun makanan kecil yang memang disukai oleh putra putri mereka. Untuk dapat menghasilkan warna kuning alami pada makanan yang akan Anda sajikan, Anda dapat menggunakan berbagai pilihan bahan alami seperti kunyit, mangga ataupun labu kuning. Cara untuk menghasilkan warna ini adalah sama yaitu dengan menghaluskan dan mengambil air perasan bahan tersebut.

  • Warna Merah
Untuk menghasilkan warna merah pada menu makanan yang akan dibuat, Anda dapat menggunakan air rebusan dari umbi bit ataupun mengambilnya dari hasil memblender umbi tersebut. Warna yang dihasilkan dari umbi ini memang akan terlihat lebih pekat dibanding bahan lainnya. Jika Anda tidak menginginkan warna yang terlalu pekat, Anda dapat menggunakan air perasan strawberry ataupun buah naga.

Selain warna-warna tersebut diatas, masih terdapat berbagai bahan alami lainnya yang dapat digunakan untuk menghasilkan warna pada makanan, seperti wortel dikenal mampu menghasilkan warna orange, gula jawa menghasilkan warna coklat, dan warna biru banyak dihasilkan dari air rebusan bunga telang. Pemilihan bahan pewarna alami tersebut diatas, sebaiknya Anda sesuaikan dengan jenis makanan yang akan Anda buat, karena secara langsung ataupun tidak langsung bahan pewarna makanan tersebut dapat mempengaruhi citarasa dari olahan makanan tersebut.


EmoticonEmoticon